Pada hari Rabu, 13 Mei 2026, SMKN 5 Kota Tangerang Selatan menggelar kegiatan seminar pelatihan public speaking yang berlangsung di aula lantai 3 sekolah. Kegiatan ini ditujukan khusus bagi siswa-siswi jurusan farmasi sebagai upaya meningkatkan kemampuan komunikasi di dunia pendidikan maupun dunia kerja.
Acara dimulai dengan suasana khidmat melalui pembacaan doa oleh anggota OSIS. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan hiburan berupa tari tradisional yang dibawakan oleh siswi SMKN 5 Kota Tangerang Selatan, yang berhasil memeriahkan suasana dan menarik perhatian seluruh peserta yang hadir.
Memasuki acara inti, seminar secara resmi dibuka oleh Kepala Sekolah SMKN 5 Kota Tangerang Selatan, Bapak Rohmani Yusuf, didampingi oleh Bu Shinta selaku Kepala Program. Dalam sambutannya, Bapak Rohmani Yusuf menekankan pentingnya kemampuan public speaking di era modern, khususnya dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif. Beliau juga berinteraksi dengan para siswa mengenai pengertian public speaking, yang dijawab sebagai kemampuan berbicara di depan umum.
Kegiatan seminar ini menghadirkan narasumber utama, Bapak Edi Fajar Prastiyo, yang menjadi pusat perhatian dalam kegiatan tersebut. Turut hadir pula Ibu Uul sebagai moderator yang memandu jalannya acara dengan baik dan interaktif.
Kegiatan seminar berlangsung secara interaktif, di mana siswa diajak untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai sesi. Suasana dibuat santai namun tetap terarah, sehingga peserta dapat mengikuti materi dengan nyaman dan menyenangkan.
Dalam penyampaian materinya, Bapak Edi Fajar Prastiyo menjelaskan bahwa teknik komunikasi yang efektif dalam public speaking harus didukung oleh karakter yang baik. Ia menekankan pentingnya menjaga ekspresi wajah, tetap tersenyum, serta menghindari emosi negatif seperti marah atau kesal saat berbicara di depan umum. Selain itu, ia juga memberikan tips teknis seperti penggunaan mikrofon yang benar, yaitu dengan menjaga jarak sekitar tiga jari dari mulut agar suara terdengar jelas oleh audiens.
Para peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktik langsung, salah satunya dengan menceritakan pengalaman kehidupan mereka selama satu minggu terakhir kepada teman di depan kelas. Hal ini bertujuan untuk melatih keberanian, kelancaran berbicara, serta membangun rasa percaya diri siswa.
Selain itu, peserta juga diajarkan bahwa komunikasi memiliki tujuan utama untuk menyampaikan informasi secara jelas dan dapat dipahami oleh orang lain. Dalam konteks public speaking, komunikasi juga berfungsi untuk membangun kepercayaan diri, menyampaikan ide secara efektif, serta mempengaruhi dan menarik perhatian audiens.
Materi kemudian dilanjutkan oleh Ibu Uul yang menyampaikan fakta menarik bahwa banyak orang lebih takut berbicara di depan umum dibandingkan dengan hal lainnya. Hal ini kemudian menjadi bahan diskusi bersama siswa, di mana para peserta mengungkapkan bahwa rasa malu dan takut dinilai oleh orang lain menjadi faktor utama kurangnya kepercayaan diri saat berbicara di depan umum.
Dalam sesi penutup materi, Ibu Uul menjelaskan bahwa komunikasi yang baik dapat dinilai dari tiga aspek utama, yaitu fluency (kelancaran berbicara), empathy (kepedulian terhadap lawan bicara), dan accuracy (ketepatan dalam menyampaikan informasi). Ketiga aspek tersebut menjadi dasar penting dalam membangun komunikasi yang efektif.
Kegiatan seminar ini berlangsung dengan penuh antusiasme dari para siswa. Mereka terlihat aktif, semangat, dan terlibat langsung dalam setiap sesi yang diberikan oleh narasumber. Seminar ini menjadi salah satu langkah nyata sekolah dalam meningkatkan kualitas soft skill siswa, khususnya dalam bidang komunikasi.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi SMKN 5 Kota Tangerang Selatan semakin percaya diri dan mampu mengembangkan kemampuan public speaking mereka dalam berbagai kesempatan, baik di lingkungan sekolah maupun di dunia kerja nantinya.

