
Penghijauan Berkelanjutan : Inovasi Siswa jurusan Farmasi SMKN 5 Tangsel yang bernama Muhammad Baa’its Raditya Melalui Budidaya Philodendron burle-marxii Lingkungan sekolah yang asri dan bebas polusi menjadi kunci penting dalam mendukung kegiatan belajar mengajar yang sehat.
Menyikapi hal tersebut, para siswa jurusan Farmasi SMKN 5 Kota Tangerang Selatan merancang proyek budidaya dan edukasi tanaman hias sekaligus tanaman bermanfaat, salah satunya adalah Philodendron burle-marxii (dikenal juga secara lokal sebagai Philodendron Sekele).
Proyek ini tidak hanya bertujuan untuk mempercantik area sekolah, tetapi juga menjadi sarana bagi siswa farmasi untuk mengaplikasikan ilmu botanical, keanekaragaman hayati, dan manfaat kesehatan tanaman bagi lingkungan sekitar.
Mengapa Philodendron burle-marxii?Dalam ilmu farmasi dan lingkungan, tanaman hias tidak hanya dinilai dari keindahan visualnya, tetapi juga dari fungsi fitoremediasi—kemampuan tanaman dalam menyaring zat-zat pencemar di udara.
Berdasarkan papan edukasi yang disiaplan oleh para siswa di lokasi penaneman ialah sebagai berikut :
1.Menyaring Polutan Udara: Tanaman ini efektif menyerap zat-zat berbahaya seperti formaldehida dan senyawa organik yang mudah menguap (VOCs) dari udara bebas.
2.Penghasil Oksigen & Pengatur Kelembapan: Melalui proses fotosintesis, daun-daunnya yang hijau segar mengubah karbon dioksida (CO_2) menjadi oksigen (O_2), sekaligus membantu menjaga tingkat kelembapan udara.
3.Solusi Ruangan Ber-AC: Tanaman ini mampu menyeimbangkan kelembapan alami, sehingga cocok ditempatkan di sekitar lingkungan sekolah maupun ruangan tertutup untuk mengurangi dampak udara kering akibat penggunaan pendingin udara (AC).
Kegiatan penanaman ini memperlihatkan bagaimana pendidikan vokasi di SMKN 5 Tangsel melatih siswa untuk berpikir kritis dan peduli terhadap lingkungan. Sebagai calon tenaga kefarmasian, para siswa diajarkan bahwa kesehatan manusia sangat erat kaitannya dengan kualitas lingkungan tempat tinggal.