Skip to content
SMKN 5 Tangerang Selatan
Menu
  • Home
  • Tentang Kami
    • Sejarah, Logo, Visi, Misi, dan Tujuan
    • Visi dan Misi
    • VIDEO PROFIL SMK NEGERI 5 TANGERANG SELATAN
    • Mars dan Hymne
  • Program Keahlian
    • Pengelasan
    • Farmasi
    • Desain Komunikasi Visual
  • Digitalisasi
    • Perpustakaan
    • Raport
    • SarPras
  • SPMI
  • SPMB 2026
Menu

Kisah Anak-anak Sukabumi Berenang Seberangi Sungai Tiap Hari demi Sekolah

Posted on March 6, 2024March 8, 2024 by

Pelajar SDN Pasir Pogor, Alvian (10), sedang melepaskan seragam, kaus kaki, dan sepatu di Tepi Sungai Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pagi itu. Alvian bercerita dirinya harus melepas seragam hingga sepatu agar tak basah saat masuk ke sungai untuk menyeberang menuju sekolahnya.
Dilansir dari detikJabar, Senin (5/2/2024), sungai yang diseberangi Alvian ini merupakan perbatasan antara dua desa, yakni Kampung Cikadaka di Desa Cidadap dan Kampung Naringgul di Desa Loji.

“Setiap hari berenang, biasanya diantar mama. Sudah terbiasa jadi nggak takut,” kata Alvian.

Alvian terlihat berjalan menyeberangi sungai secara perlahan. Dia terlihat hanya mengenakan kaus dalam. Kedua tangannya mengangkat tas sekolah dan sepatu miliknya agar tidak basah terkena air sungai.

Alvian mengatakan harus meliburkan diri saat air sungai meluap demi keselamatannya. Warga sekitar menyebut lebar sungai yang awalnya 10 meter bisa bertambah menjadi 20 meter jika air meluap. Arus sungai dan kedalaman air juga bertambah drastis sehingga tak bisa dilintasi dengan cara berenang ataupun berjalan.

Selain Alvian, berenang melintasi sungai harus dilakukan oleh Citra dan Jihan yang duduk di kelas V SDN Pasir Pogor. Tidak adanya jembatan membuat anak-anak dan warga lainnya harus berenang melintasi sungai.

“Inginnya ada jembatan, biar tidak takut kalau mau sekolah setiap hari,” ujar Citra.

Warga setempat, Entik (30), mengatakan warga sudah lama berharap ada jembatan. Dia mengatakan warga terpaksa menggunakan tali tambang yang diikatkan ke ban dalam mobil untuk menyeberangi sungai jika arus sedang deras.

“Sudah puluhan tahun tidak ada jembatan, pakai tambang pakai ban. Ini kan berbahaya, namanya air nggak ketahuan takutnya saat menyeberang malah kena banjir bandang,” tutur Entik

Recent Posts

  • Praktikum siswa kelas X TPFL SMKN 5 Tangerang Selatan
  • Sosialisasi Kepolisian dalam Rangka Pembinaan Siswa SMKN 5 Tangerang Selatan
  • Kegiatan lomba praktik siswa/i kelas XI SMKN 5 Tangerang Selatan
  • Toilet perempuan SMKN 5 Tangerang Selatan
  • Upacara bendera hari Senin 4 Mei 2026

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • January 2025
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • August 2023
  • July 2023
  • June 2023
  • May 2023
  • June 2021
  • May 2021
  • April 2021
  • March 2021
  • November 2020
  • October 2020
  • September 2020
  • August 2020
  • July 2020
  • May 2020
  • February 2020
  • December 2019
  • September 2019
  • July 2019
  • June 2019
  • May 2019
  • December 2018
  • November 2018
  • October 2018
  • September 2018
  • August 2018
  • July 2018
  • May 2018
  • April 2018
  • December 2017
  • November 2017
  • February 209

Categories

  • Akademik
  • Berita Sekolah
  • Desain Komunikasi Visual
  • Dunia Industri
  • Ekstrakurikuler
  • Farmasi
  • Informasi Orang Tua
  • Keahlian dan Sertifikasi
  • Kegiatan Siswa
  • Kesiswaan
  • Kewirausahaan
  • Kurikulum
  • LAFALO
  • Lowongan Kerja
  • Pengumuman
  • Praktik Kerja Lapangan
  • Prestasi
  • Sarana Prasana
  • SPMB
  • Teknologi Pendidikan
©2026 SMKN 5 Tangerang Selatan | WordPress Theme by Superbthemes.com