
SMKN 5 Tangerang Selatan menggelar Rapat Penyelarasan Kurikulum Jurusan Farmasi bersama Apotek Pendidikan Universitas Lampung (UNILA).
Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata untuk menyelaraskan kurikulum kompetensi keahlian Teknologi Farmasi di tingkat SMK dengan kebutuhan yang ada di dunia kerja dan industri kefarmasian saat ini.
Rapat ini di selenggarakan jam 10.00 wib. Tepatnya di hari Rabu,tanggal 05,bulan 08 2026.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber apt. Zulfakor Oktoba, S.Si., M.Farm., yang memberikan pandangan mendalam mengenai standar kompetensi serta dinamika industri kefarmasian modern yang perlu diakomodasi oleh lembaga pendidikan.
Dalam pemaparannya, terungkap sebuah fakta mengejutkan: sekitar 83% lulusan farmasi saat ini bekerja di luar bidang kefarmasian.
Salah satu faktor utama penyebab tingginya angka tersebut adalah adanya ketidaksesuaian (mismatch) antara kompetensi yang dimiliki lulusan dengan keterampilan yang dibutuhkan oleh industri.
Tujuan utama dari kegiatan sinkronisasi ini adalah agar kompetensi-kompetensi riil yang menjadi kebutuhan industri dapat diajarkan dan dibekalkan secara langsung kepada siswa SMK.
​Harapan ke depannya, lulusan Jurusan Farmasi SMKN 5 Tangsel tidak hanya mengantongi ijazah, tetapi juga memiliki keterampilan teknis dan profesionalitas yang tangguh, sehingga siap diserap secara optimal oleh industri kefarmasian maupun instansi kesehatan.